Senin, 02 Mei 2016

Makalah Manajemen Bank

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Secara teoritis ada dua pendekatan yang dapat digunakan bank dalammanajemen pendanaan dan pembiayaan yaitu Pendekatan pool of fund approach dan assets allocation approach Pendekatan pool of fund approach dan assets allocationapproach  digunakan bank syariah dalam manajemen pendanaan dan pembiayaan.Masing masing pedekatan ini memiliki perbedaan mendasar meskipun subtansinya sama. Perbedaan mendasar terletak pada pola pendanaan saja. Sementara subtasinya bahwa kedua pendekatan itu mengunakan aqad yang sama, baik pada pendanaanmaupun pembiayaan yaitu aqad-aqad yang dibenarkan dalam islam. Keputusanpemilihan terhadap salah satu dari kedua pendekatan itu sangan tergantung pada kebijakan manajerial masing-masing bank.
Kecenderungan itu sangat tergantung pada kesiapan bank baik kesiapan sumber daya manuisa maupun standar operasional bank.Pedekatan pool of fund approach melakukan penghimpuna dana yangbersumber dari berbagai pihak dengan berbagai macam aqad ke dalam satu kas,artinya semua pendanaan dikumpulkan dalam satu terminal (pool) kemudian bebasmengalokasikan ke dalam berbagai bentuk pembiayaan yang tidak dibatasi oleh model-model akad yang berbeda-beda baik earning (memilki hasil) maupunnon earning(tidak ada hasil). Sementara pendekatan assets allocation approach tidak menggunakan sistimterminal (pool). Artinya, bank langsung dapat mengalokasikan setiap dana yangdikumpulkan ke sektor pembiayaan yang diinginkan namun dibatasi oleh kelompok aqad tertentu.
B.     Rumusan masalah
Adapun rumusan masalah pada makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Apa Pengertian manajemen bank?
2.      Apa Pengertian permodalan bank?
3.      Bagaimana Penyaluran kredit?
4.      Bagaimana Studi Kelayakan Usaha?
5.      Bagaimana Tujuan Analisis Kelayakan?
6.      Bagaimana Keperluan Untuk Penyusunan Studi Kelayakan?
7.      Bagaimana Usaha yang Bankable?
C.    Tujuan Masalah
Adapun tujuan masalah pada makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Untuk mengetahui pengertian manajemen bank.
2.      Untuk mengetahui pengertian permodalan bank
3.      Untuk mengetahui penyaluran kredit.
4.      Untuk mengetahui studi kelayakan usaha.
5.      Untuk mengetahui tujuan analisis kelayakan
6.      Untuk mengetahui keperluan untuk penyusunan studi kelayakan.
7.      Untuk mengetahui usaha yang bankeble.




BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Manajemen Bank
Manajemen perbankan adalah ilmu dan seni dalam mengatur kegiatan pengumpulan dana, penyaluran kredit dan pelaksanaan lalu lintas pembayaran agar efektif mencapai tujuan. Di dalam manajemen perbankan akan dibahas hal hal yang lebih spesifik yakni
a.       Manajemen dana bank(MDB) dengan focus analisis meliputi penarikan dan pengumpulan data
b.      Manajemen perkreditan bank dengan focus meliputi penyaluran kredit
c.       Manajemen lalulintas pembayaran dengan focus analisis tentang pelaksanaan kliring transfer dan inkaso
d.       Manajemen sumber daya manusia dengan focus analisis tentang masalah sumber daya manusia.
Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat ditandai dengan pertumbuhan industri perbankan yang ada dalam negara tersebut. Semakin berkembang industri perbankan maka semakin baik pula pertumbuhan ekonomi negara itu sendiri. Salah satu usaha jasa yang menawarkan berbagai kebutuhan masyarakat akan jasa pelayanan keuangan.
Maka usaha jasa perbankan selain mengedepankan profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat sebagai nasabah, juga harus mengedepankan kepercayaan, karena dapat dikatakan bahwa industri perbankan adalah merupakan industri yang menjual kepercayaan kepada masyarakat sebagai nasabahnya.
Masyarakat sebagai konsumen atau pasar yang dituju oleh industri perbankan  memiliki berbagai pertimbangan dalam memilih usaha jasa perbankan yang akan digunakannya, hal tersebut dapat dilihat dari faktor tingkat bunga yang ditawarkan oleh perbankan kepada masyarakat, tingkat kenyamanan yang dirasakan oleh masyarakat dalam hal penyimpanan uang pada bank tersebut, juga mengenai kemudahan dalam memperoleh pinjaman.
Faktor-faktor tersebut yang menjadi dasar pertimbangan masyarakat untuk memilih jasa perbankan, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat membentuk loyalitas pada diri masyarakat akan bank yang dijadikan sebagai pilihan yang dipercayainya.
Keberadaan jasa perbankan dalam masyarakat memang lebih menguntungkan terutama pada sektor perekonomian, di mana para pelaku ekonomi lebih leluasa dalam menjalankan proses kegiatan ekonominya untuk menunjang kelangsungan hidup.
B.     Pengertian Modal Bank
           Modal adalah dana yang ditempatkan pihak pemegang saham, pihak pertama pada bank yang memiliki peranan sangat penting sebagai penyerap jika timbul kerugian (risk loss). Modal juga merupakan investasi yang dilakukan oleh pemegang saham  yang harus selalu berada dalam bank dan tidak ada kewajiban pengembalian atas penggunaannya. Pengertian modal menurut Dahlan Siamat (2000;56) :
“Modal  bank adalah dana yang diinvestasikan oleh pemilik dalam rangka pendirian badan usaha yang dimaksudkan untuk membiayai kegiatan usaha bank disamping memenuhi peraturan yang ditetapkan”
Adapun pengertian modal menurut Komaruddin Sastradipoera (2004;297):
“Modal bank sebagai sejumlah dana yang diinvestasikan dalam berbagai jenis usaha (ventura) perbankan yang relevan”
Sedangkan pengertian modal menurut N.Lapoliwa (2000;137) :
“Modal bank merupakan modal awal pada saat pendirian bank yang jumlahnya telah ditetapkan  dalam suatu ketentuan atau pendirian bank”
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa modal bank merupakan dana yang diinvestasikan oleh pemilik  untuk membiayai kegiatan usaha bank  yang jumlahnya telah ditetapkan.


Komponen - komponen Modal Bank
1.      Modal Inti (primary capital)
Komponen modal inti pada prinsipnya  terdiri atas modal disetor dan cadangan-cadangan yang dibentuk dari laba setelah pajak. Dengan perincian sebagai berikut:
a)      Modal disetor, yaitu modal yang disetor secara efektif oleh pemiliknya.
b)      Agio saham, yaitu selisih lebih setoran modal yang diterima oleh bank sebagai akibat harga saham yang melebihi nilai nominalnya.
c)      Cadangan Umum, yaitu cadangan yang dibentuk dari penyisihan laba yang ditahan atau dari laba bersih setelah dikurangi pajak, dan mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham atau Rapat Anggota sesuai dengan ketentuan pendirian atau anggaran dasar masing -masing bank.
d)     Cadangan Tujuan, yaitu bagian laba setelah dikurangi pajak yang disisihkan untuk tujuan tertentu dan telah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham atau Rapat Anggota.
e)      Laba yang ditahan (retained earnings), yaitu saldo laba bersih setelah dikurangi pajak yang oleh Rapat Umum Pemegang Saham atau Rapat Anggota diputuskan untuk tidak dibagikan.
f)       Laba tahun lalu, yaitu laba bersih tahun-tahun lalu setelah dikurangi pajak, dan belum ditetapkan penggunaannya oleh Rapat Umum Pemegang Saham atau Rapat Anggota.Jumlah laba tahun lalu yang diperhitungkan sebagai modal inti hanya sebesar 50 %. Dalam hal bank mempunyai saldo rugi tahun-tahun lalu, maka seluruh kerugian tersebut menjadi faktor pengurang dari modal inti.
g)      Laba tahun berjalan, yaitu laba yang diperoleh dalam tahun buku berjalan setelah dikurangi taksiran utang pajak. Jumlah laba tahun buku berjalan yang diperhitungkan sebagai modala inti hanya sebesar 50%. Dalam hal pada tahun berjalan bank mengalami kerugian, maka seluruh kerugian tersebut menjadi faktor pengurang dari modal inti.
h)      Bagian kekayaaan bersih anak perusahaan yang laporan keuangannya dikonsolidasikan (minority interest), yaitu modal inti anak perusahaan setelah dikompensasikan dengan nilai penyertaan bank pada anak perusahaan tersebut. Yang dimaksud dengan anak perusahaan adalah bank lain, lembaga keuangan atau lembaga pembiayaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh bank.
2.      Modal Pelengkap (secondary capital)
Modal pelengkap terdiri atas cadangan-cadangan yang dibentuk tidak dari laba setelah pajak serta pinjaman yang sifatnya dipersamakan dengan modal. Secara rinci modal pelengkap dapat berupa :
a)         Cadangan revaluasi aktiva tetap, yaitu cadangna yang dibentuk dari selisih penilaian kembali aktiva tetap yang telah medapat persetujuan Direktorat Jendral Pajak
b)        Cadangan penghapusan aktiva yang diklasifikasikan, yaitu cadangan yang dibentuk dengan cara membebani laba rugi tahun berjalan, denga maksud untuk menampung kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat dari tidak diterimanya kembali sebagain atau seluruh aktiva produktif. Dalam kategori, cadangan ini termasuk cadangan piutang ragu-ragu dan cadangan penurunan nilai surat-surat berharga. Jumlah cadangan penghapusan aktiva yang diklasifikasikan yang dapat diperhitungkan adalah maksimum sebesar 1,25% dari jumlah aktiva tertimbang menurut resiko.
c)         Modal kuasi yang menurut BIS disebut hybrid (debt/equity) capital instrumen, yaitu modal yang didukung oleh instrumen atau warkat yang memiliki sifat seperti modal atau utang dan mempunyai ciri-ciri :
1.      Tidak dijamin oleh bank yang bersangkutan, dipersamakan dengan modal (subordinated) dan telah dibayar penuh.
2.      Tidak dapat dilunasi atau ditarik atas inisiatif pemilik, tanpa persetujuan Bank Indonesia.
3.      Mempunyai kedudukan yang sama dengan modal dalam hal jumlah kerugian bank melebihi retained earnings dan cadangan-cadangan yang termasuk modal inti, meskipun bank belum dilikuidasi pembayaran bunga dapat ditangguhkan apabila bank dalam keadaan rugi atau laba tidak mendukung untuk membayar bunga tersebut.
4.      Dalam pengertian modal kuasi ini termasuk cadangan modal yang berasal dari penyetoran modal yang efektf oleh pemilik bank yang belum didukung oleh modal dasar (yang sudah mendapat pengesahan dari instansi yang berwenang) yang mencukupi.
d)        Pinjaman subordinasi, yaitu pinjaman yang mempunyai syarat-syarat sebagai berikut :
1.      Ada perjanjian tetulis antara bank dengan pemberi pinjaman.
2.      Mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Bank Indonesia. Dalam hubungan ini pada saat bank mengajukan permohonan persetujuan, bank harus menyampaikan program pembayaran kembali pinjaman subordinasi tesebut.
3.      Tidak dijamin oleh bank yang bersangkutan dan telah dibayar penuh. Minimal berjangka waktu 5 (lima) tahun.
4.      Pelunasan sebelum jatuh tempo harus mendapat persetujuan dari BI, dan dengn pelunasan tersebut permodalan bank tetap sehat.
Hak tagihnya dalam hal terjadinya likuidasi berlaku paling akhir dari segala pinjaman.
C.    Prosedur Penyaluran Kredit
a.      Gambaran Umum
Prosedur pemberian kredit dan penilaian kredit oleh dunia perbankan secara umum antar bank yang satu dengan yang lain tidak jauh berbeda. Yang menjadi perbedaan mungkin hanya terletak dari bagaimana tujuan bank tersebut serta persyaratan yang ditetapkannya dengan pertimbangan masing-masing.
b.      Prosedur Pemberian Kredit
Prosedur pemberian dan penilaian kredit oleh perbankan pada umumnya tidak jauh berbeda. Perbedaannya terletak pada persyaratan yang ditetapkan dan pertimbangan masing-masing.
Prosedur pemberian kredit adalah sebagai berikut:
1.      Pengajuan berkas-berkas
Pengajuan proposal kredit hendaklah berisi antara lain:
a.       latar belakang perusahaan/kelompok usaha;
b.      maksud dan tujuan;
c.       besarnya kredit dan jangka waktu;
d.      cara pengembalian kredit; dan
e.       jaminan kredi
2.      Pemeriksaan berkas-berkas\
Untuk mengetahui apakah berkas pinjaman yang diajukan sudah lengkap sesuai persyaratan dan sudah benar. Jika belum lengkap atau cukup, maka nasabah diminta untuk segera melengkapinya dan apabila sampai batas waktu tertentu nasabah tidak sanggup melengkapi kekurangannya, maka permohonan kreditnya dapat dibatalkan.
a.       Wawancara I
Merupakan penyelidikan kepada calon peminjam dengan langsung berhadapan dengan calon peminjam.
b.        On the Spot
Merupakan kegiatan pemeriksaan ke lapangan dengan meninjau berbagai obyek yang akan dijadikan usaha atau jaminan. Kemudian hasilnya dicocokkan dengan hasil wawancara I.
c.         Wawancara II
Merupakan bagian perbaikan berkas, jika mungkin ada kekurangan pada saat setelah dilakukan on the spot di lapangan.
d.        Penilaian dan analisis kebutuhan modal
Merupakan kegiatan yang dilakukan dalam rangka menilai kebutuhan kredit yang sebenarnya.
e.         Keputusan Kredit
Keputusan kredit dalam hal ini adalah menentukan apakah kredit akan diberikan atau ditolak, jika diterima, maka dipersiapkan administrasinya.
f.         Penandatanganan akad kredit/perjanjian lainnyaKegiatan ini merupakan kelanjutan dari diputuskannya kredit, maka sebelum kredit dicairkan terlebih dahulu calon nasabah menandatangani akad kredit.
g.        Realisasi Kredit
Diberikan setelah penandatanganan surat-surat yang diperlukan dengan membuka rekening giro atau tabungan di bank yang bersangkutan.
h.        Penyaluran/Penarikan
Adalah pencairan atau pengambilan uang dari rekening sebagai realisasi dari pemberian kredit dan dapat diambil sesuai ketentuan dan tujuan kredit.
i.          Penilaian Kredit
Sebelum suatu fasilitas kredit diberikan maka bank harus merasa yakin bahwa kredit yang diberikan benar-benar akan kembali.
D.    Pengertian Studi Kelayakan Usaha
Analisis Kelayakan Usaha atau disebut juga feasibility study adalah kegiatan untuk menilai sejauh mana manfaat yang dapat diperoleh dalam melaksanakan suatu kegiatan usaha. Hasil analisis ini digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan, apakah menerima atau menolak dari suatu gagasan usaha. Pengertian layak dalam penelitan ini adalah kemungkinan dari gagasan suatu usaha yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat dalam arti finansial maupun sosial benefit. Dengan adanya analisis kelayakan ini diharapkan resiko kegagalan dalam memasarkan produk dapat dihindari.
E.     Tujuan Analisis Kelayakan
Tujuan analisis kelayakan usaha antara lain sebagai berikut :
1.      Mengetahui tingkat keuntungan terhadap alternatif investasi.
2.      Mengadakan penilaian terhadap alternatif investasi.
3.      Menentukan prioritas investasi, sehingga dapat dihindari investasi yang hanya memboroskan sumber daya.


F.     Keperluan Untuk Penyusunan Studi Kelayakan
1.      Untuk setiap permohonan kredit investasi untuk jumlah tertentu, disamping nasabah harus menyampaikan Project proposal, juga harus menyampaikan feasibility study, yang disusun atau dibuat oleh salah satu kantor konsultan yang ditunjuk oleh bank.
2.      FS tidak saja diminta pada saat pengajuan kredit baru, tetapi juga untuk kredit kredit yang sedang berjalan sepanjang bank menilai bahwa atas suatu proyek yang telah mendapat pembiayaan kredit diperlukan FS.
3.      Pada umumnya biaya penyusunan/pembuatan FS ditanggung oleh nasabah.
G.    Tahap-tahap Analisis Kelayakan Usaha
Dalam mengadakan penilaian terhadap suatu proyek yang akan dibiayai, isi kelayakan usaha haruslah selengkap mungkin mencerminkan keadaan proyek yang sebenarnya sehingga bank benar benar meyakini bahwa proyek yang akan dibiayai feasible dan kredit yang diberikan cukup terjamin keadaannya.Hal tersebut dimaksudkan agar bank dapat lebih mudah/cepat dalam pelaksanaan penilaian data dan pengambilan keputusan . Untuk keperluan tersebut, maka dalam FS perlu dimuat /dicantumkan aspek aspek yang ada hubungannya, baik yang berada didalam perusahaan maupun di luar perusahaan itu sendiri.Analisis kelayakan usaha mencakup beberapa aspek antara lain: aspek pasar, aspek teknis dan operasional, aspek finansial dan aspek lingkungan serta aspek legal. Analisis kelayakan usaha yang disusun merupakan pedoman kerja, baik dalam penanaman investasi, pengeluaran biaya, cara produksi, cara melakukan pemasaran dan cara memperlakukan lingkungan organisasi. Dalam kenyataannya tidak semua aspek harus diteliti, hanya aspek yang benar-benar dibutuhkan saja yang perlu dianalisis untuk dibahas lebih lanjut. Aspek-aspek tersebut antara lain:
a.      Aspek Hukum / Legalitas
Bentuk Kontribusi :
1.      Memilih Bentuk Usaha yang paling tepat sesuai dengan tujuan organisasi.
2.      Menilai apakah usaha yang akan dijalankan melanggar ketentuan UU atau peraturan yang berlaku.
3.      Menentukan prosedur pendirian.
Manfaat analisa aspek Hukum adalah untuk menilai legalitas usahanya (bentuk badan hukum usahanya, perijinan), legalitas pengajuan kreditnya dan legalitas agunan yang akan digunakan
b.      Aspek Manajemen
Bentuk Kontribusi :
1.      Struktur Organisasi.
2.      Analisis pekerjaan.
3.      Analisis jabatan.
4.      Proses rekrutmen.
5.      Teknik pemberian kompensasi.
Manfaat analisa Aspek Manajemen adalah untuk menilai bentuk organisasi yang paling tepat, menentukan manajemen proyek maupun manajemen bisnis.
c.       Aspek Teknis dan Produksi
Bentuk Kontribusi :
1.      Pemilihan desain produk yang akan diproduksi.
2.      Penghitungan Kapasitas Perusahaan.
3.      Pemilihan mesin dan teknologi serta peralatan yang akan digunakan.
4.      Penentuan lokasi usaha.
5.      Penentuan proses produksi dan layout pabrik yang dipilih, termasuk layout bangunan dan fasilitas lain.
6.      Penghitungan skala produksi yang ekonomis.
Manfaat analisa aspek Teknis & Produksi adalah untuk menilai apakah kegiatan produksi dapat dilakukan secara efisien dan efektif.
d.      Aspek Sosial dan Lingkungan
Bentuk Kontribusi :
1.      Dampak pencemaran lingkungan (AMDAL)
2.      Penyerapan tenaga kerja.
3.      Dampak social.
Manfaat analisa Aspek Sosial Dan Lingkungan  adalah untuk menilai dampak pencemaran dan pengaruhnya terhadap kondisi sosial masyarakat.


e.       Aspek Pemasaran
Bentuk Kontribusi :
1.      Menganalisis permintaaan dan penawaran.
2.      Mencari & menghitung pasar potensial, permintaan potensial & permintaan efektif, segmen pasar.
3.      Menganalisis persaingan
4.      Memilih strategi pemasaran yang tepat
5.      Menentukan strategi generik.
Manfaat analisa aspek pemasaran adalah untuk menentukan dan menilai apakah produk yang akan dihasilkan dapat diserap/diterima oleh pasar (marketable).
f.       Aspek Keuangan
Bentuk Kontribusi :
1.      Menentukan Modal kerja.
2.      Menentukan modal investasi.
3.      Menilai arus kas.
4.      Membuat proyeksi laba-rugi dan neraca perusahaan.
5.      Mengetahui tingkat pengembalian modal.
6.      Mengetahui profitabilitas, likuiditas, dan rentabilitas usaha yang akan dijalankan.
Manfaat analisa aspek Keuangan adalah untuk menilai kelayakan aspek keuangan, apakah menguntungkan atau tidak.
H.    Usaha yang Bankable
Lembaga keuangan/bank adalah sumber modal terbesar yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM. Namun untuk bermitra dengan bank, usaha kecil dituntut menyajikan proposal usaha yang feasible atau layak usaha dan menguntungkan. Disamping itu lembaga keuangan bank mensyaratkan usaha kecil harus bankable atau dinilai layak oleh bank untuk mendapatkan kredit. Beberapa prinsip untuk mewujudkan usaha yang bankable adalah sebagai berikut:


a.      Prinsip-prinsip 5 C
Untuk dapat melaksanakan kegiatan perkreditan secara sehat, dikenal adanya prinsip-prinsip perkreditan (5 C) yaitu :
1.      Character
Karakter adalah watak/sifat dari debitur, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam lingkungan usaha. Kegunaannya untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kejujuran, integritas serta itikad debitur untuk memenuhi kewajiban sesuai perjanjian yang telah ditetapkan.
2.      Capacity
Adalah kemampuan nasabah dalam menjalankan usahanya guna memperoleh laba yang diharapkan. Kegunaannya untuk mengukur sampai sejauh mana nasabah mampu melunasi hutang-hutangnya secara tepat waktu dari kegiatan usahanya
3.      Capital
Dilihat dari kemampuan untuk menyediakan modal sendiri/self financing sampai jumlah tertentu
4.      Collateral
Adalah barang-barang yang diserahkan nasabah sebagai agunan terhadap kredit yang diterimanya.  Bentuk Jaminan :
a.       Jaminan Kebendaan  : Jaminan utama dan Jaminan Tambahan
b.      Jaminan dari Pihak Ketiga
5.      Condition of social, economy and environment
Adalah situasi dan kondisi politik, sosial, ekonomi dan budaya yang mempengaruhi keadaan perekonomian pada suatu saat yang kemungkinannya mempengaruhi kelancaran usaha nasabah.
6.      Constraint
Yakni batasan-batasan atau hambatan-hambatan yang tidak memungkinkan seseorang melakukan business di suatu tempat.
b.      Prinsip 7 P
1.      Personality;  kepribadian, tingkah laku
2.      Party;  klasifikasi/golongan
3.      Purpose;  tujuan ambil kredit
4.      Prospect;  menilai usaha masa yang akan datang
5.      Payment;  bgmn pengembalian
6.      Profitability;  kemampuan cari laba
7.      Protection;  menjaga dgn perlindungan
c.       Prinsip 3 R
1.      Return (kembali); modal dan laba dpt kembali ke pengusaha.
2.      Repayment (pembayaran); kemampuan, kesanggupan, keinginan mengembalikan
3.      Risk (risiko); antisipasi terjadi risiko gagal
d.      Analisa Ratio Keuangan dalam Perkreditan
Analisa ratio keuangan dalam penilaian kredit, antara lain berupa:
1.      Analisa Keuangan :
a.       ROI    (return on investment)
  1. NPV   (net present value)
  2. B/C Ratio   (benefit cost ratio)
  3. IRR    (internal rate of return)
  4. BEP   (break even point )
2.      Ratio Likuiditas : kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek
a.       Current Ratio (%) = Aktiva Lancar/Hutang Lancar x 100%
b.      Net Working Capital = Aktiva Lancar – Hutang Lancar
3.      Ratio Profitabilitas : kemampuan menghasilkan keuntungan
a.       Gross Profit Margin (%) = Laba Kotor/Penjualan x 100%
b.      Net Profit Margin (%) = Laba Bersih/Penjualan x 100%
c.       Return on Asset (%) = Laba Bersih/Total Asset x 100%
d.      Return On Equity (%) = Laba Bersih/Total Modal x 100%
4.      Ratio Solvabilitas : kemampuan untuk melunasi hutang
a.       Debt Equity Ratio (DER) = Hutang / Modal x 100%
5.      Ratio Aktivitas : untuk melihat aktivitas usaha nasabah
a.       Perputaran Inventory (ITO) = Persediaan/Penjualan x 360 hr
b.      Perput. Piutang Dagang (ARTO) = Piutang/Penjualan x 360 hr
c.       Perput. Hutang Dagang (APTO) = Hutang/Penjualan x 360 hr
d.      Trade Cycle/Siklus Usaha (TC) =  ITO + ARTO – APTO


BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
a.      Pengertian Manajemen Bank
Manajemen perbankan adalah ilmu dan seni dalam mengatur kegiatan pengumpulan dana, penyaluran kredit dan pelaksanaan lalu lintas pembayaran agar efektif mencapai tujuan. Di dalam manajemen perbankan akan dibahas hal hal yang lebih spesifik yakni
1.      Manajemen dana bank(MDB) dengan focus analisis meliputi penarikan dan pengumpulan data
2.      Manajemen perkreditan bank dengan focus meliputi penyaluran kredit
3.      Manajemen lalulintas pembayaran dengan focus analisis tentang pelaksanaan kliring transfer dan inkaso
4.      Manajemen sumber daya manusia dengan focus analisis tentang masalah sumber daya manusia.
Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat ditandai dengan pertumbuhan industri perbankan yang ada dalam negara tersebut. Semakin berkembang industri perbankan maka semakin baik pula pertumbuhan ekonomi negara itu sendiri. Salah satu usaha jasa yang menawarkan berbagai kebutuhan masyarakat akan jasa pelayanan keuangan.
Maka usaha jasa perbankan selain mengedepankan profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat sebagai nasabah, juga harus mengedepankan kepercayaan, karena dapat dikatakan bahwa industri perbankan adalah merupakan industri yang menjual kepercayaan kepada masyarakat sebagai nasabahnya.
Masyarakat sebagai konsumen atau pasar yang dituju oleh industri perbankan  memiliki berbagai pertimbangan dalam memilih usaha jasa perbankan yang akan digunakannya, hal tersebut dapat dilihat dari faktor tingkat bunga yang ditawarkan oleh perbankan kepada masyarakat, tingkat kenyamanan yang dirasakan oleh masyarakat dalam hal penyimpanan uang pada bank tersebut, juga mengenai kemudahan dalam memperoleh pinjaman.

B.     Saran
Demikian makalah yang dapat kita sajikan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan  dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Kami sangat membutuhkan kritik dan saran yang membangun, demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca.
Kami ucapkan terimakasih.



KATA PENGANTAR

Segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memuji-Nya, meminta pertolongan, ampunan dan kita memohon perlindungan kepada-Nya dari kejelekan dan keburukan amalan-amalan kita. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah SWT maka tidak ada yang mampu menyesatkannya dan barang siapa yang telah Ia sesatkan maka tidak ada yang mampu memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hanya kecuali Allah SWT. Tiada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba serta utusanNya.
Makalah ini berjudul “PERMODALAN BANK”. Makalah ini dibuat untuk memenuhi prosedur perkuliahan Fakultas Ekonomi pada Universitas Indonesia Timur Makassar.
Banyak rintangan yang penulis hadapi dalam menyelesaikan makalah ini, namun tidak menyurutkan semangat penulis untuk terus berusaha dan berdoa. Makalah ini terselesaikan bukanlah semata-mata hasil kerja penulis semata, namun tidak lepas dari doa dan dukungan orang-orang yang ingin melihat penulis menjadi seseorang yang berguna untuk masyarakat.
Dengan penuh kesadaran diri dan dengan segala kerendahan hati, penulis menyadari bahwa hanya Allah-lah yang memiliki segala kesempurnaan, sehingga apa yang penulis sajikan dalam makalah ini tentu masih jauh dari kesempurnaan. Hal ini tentunya disebabkan karena keterbatasan penulis dalam pengalaman dan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, saran dan kritikan yang kontruktif sangatlah penulis harapkan dan semoga makalah ini dapat berguna sebagai ilmu yang bermanfaat.
Makassar,  November 2015
                                                                                                               
Penulis




i
 
 
Tugas Kelompok

PERMODALAN BANK



Di susun oleh:
KELOMPOK 6
                                 IKHSAN                                               12. 602. 007
                                 SUHAEDI                                            12. 602. 037
                                 YOAS  SUNYAP                                  12. 602.


JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR
MAKASSAR

 
2015
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................          i
DAFTAR ISI................................................................................................         ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................         1
A.    Latar Belakang.........................................................................................         1
B.     Rumusan Masalah....................................................................................         1
C.     Tujuan Penulis..........................................................................................         2
BAB II PEMBAHASAN.............................................................................         3
A.    Pengertian Manajemen Bank....................................................................         3
B.     permodalan bank......................................................................................         4
C.     Penyaluran kredit.....................................................................................         7
D.    Studi Kelayakan Usaha............................................................................         9
E.     Tujuan Analisis Kelayakan.......................................................................         9
F.      Keperluan Untuk Penyusunan Studi Kelayakan......................................       10
G.    Tahap-tahap Analisis Kelayakan Usaha...................................................       10
H.    Usaha yang Bankable...............................................................................       12
BAB III PENUTUP.....................................................................................       16 
A.    Kesimpulan...............................................................................................       16
B.    
ii
 
Saran.........................................................................................................       17

4 komentar:

  1. Aku Widya Okta, saya ingin bersaksi pekerjaan yang baik dari Allah dalam hidup saya kepada orang-orang saya yang mencari untuk pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara. Apakah mereka orang yang mencari pinjaman di antara kamu? Maka Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman penipuan di sini di internet, tetapi mereka masih asli sekali di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah menjadi korban dari suatu 6-kredit pemberi pinjaman penipuan, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Aku hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari utang saya sendiri, sebelum aku rilis dari penjara dan teman yang saya saya menjelaskan situasi saya kemudian memperkenalkan saya ke perusahaan pinjaman reliabl yang SANDRAOVIALOANFIRM. Saya mendapat pinjaman saya Rp900,000,000 dari SANDRAOVIALOANFIRM sangat mudah dalam 24 jam yang saya diterapkan, Jadi saya memutuskan untuk berbagi pekerjaan yang baik dari Allah melalui SANDRAOVIALOANFIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya meminta nasihat Anda jika Anda membutuhkan pinjaman Anda lebih baik kontak SANDRAOVIALOANFIRM. menghubungi mereka melalui email:. (Sandraovialoanfirm@gmail.com)
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (widyaokta750@gmail.com) jika Anda merasa sulit atau ingin prosedur untuk memperoleh pinjaman.

    BalasHapus
  2. Saya ingin memberikan semua kemuliaan kepada Allah SWT untuk apa yang Dia gunakan Bunda Rossa lakukan dalam hidup saya, nama saya Mira Binti Muhammad dari kota bandung di Indonesia, saya seorang janda dengan 2 anak, suami saya meninggal dalam kecelakaan mobil dan Sejak saat itu hidup menjadi sangat kejam bagi saya dan keluarga saya dan saya telah berusaha beberapa kali untuk mendapatkan pinjaman dari bank-bank di Indonesia dan saya ditolak dan ditolak karena saya tidak memiliki jaminan dan tidak bisa mendapatkan pinjaman dari bank dan saya sangat sedih
    Pada hari yang penuh pengabdian ini ketika saya pergi melalui internet, saya melihat kesaksian ibu Annisa bekerja tentang bagaimana dia mendapatkan pinjaman dari Ny. Rossa dan saya menghubunginya untuk bertanya tentang ibu perusahaan pinjaman Rossa dan seberapa benar pinjaman dari ibu Rossa dan dia mengatakan kepada saya itu benar dan saya menghubungi Ibu Rossa dan setelah mengajukan permohonan pinjaman saya dan pinjaman saya diproses dan disetujui dan dalam waktu 24 jam saya mendapatkan uang pinjaman saya di rekening bank saya dan ketika saya memeriksa akun saya, uang pinjaman saya masih utuh dan saya sangat senang dan saya telah berjanji bahwa saya akan membantu untuk bersaksi kepada orang lain tentang perusahaan pinjaman ibu rossa, jadi saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan siapa pun yang membutuhkan pinjaman untuk menghubungi Ibu Rossa melalui email: rossastanleyloancompany@gmail.com dan Anda Dapat juga hubungi saya melalui email saya: mirabintimuhammed@gmail.com untuk informasi serta teman-teman saya Annisa Barkarya melalui email: annisaberkarya@gmail.com

    BalasHapus
  3. Saya ingin memberikan semua kemuliaan kepada Allah SWT untuk apa yang Dia gunakan Bunda Rossa lakukan dalam hidup saya, nama saya Mira Binti Muhammad dari kota bandung di Indonesia, saya seorang janda dengan 2 anak, suami saya meninggal dalam kecelakaan mobil dan Sejak saat itu hidup menjadi sangat kejam bagi saya dan keluarga saya dan saya telah berusaha beberapa kali untuk mendapatkan pinjaman dari bank-bank di Indonesia dan saya ditolak dan ditolak karena saya tidak memiliki jaminan dan tidak bisa mendapatkan pinjaman dari bank dan saya sangat sedih
    Pada hari yang penuh pengabdian ini ketika saya pergi melalui internet, saya melihat kesaksian ibu Annisa bekerja tentang bagaimana dia mendapatkan pinjaman dari Ny. Rossa dan saya menghubunginya untuk bertanya tentang ibu perusahaan pinjaman Rossa dan seberapa benar pinjaman dari ibu Rossa dan dia mengatakan kepada saya itu benar dan saya menghubungi Ibu Rossa dan setelah mengajukan permohonan pinjaman saya dan pinjaman saya diproses dan disetujui dan dalam waktu 24 jam saya mendapatkan uang pinjaman saya di rekening bank saya dan ketika saya memeriksa akun saya, uang pinjaman saya masih utuh dan saya sangat senang dan saya telah berjanji bahwa saya akan membantu untuk bersaksi kepada orang lain tentang perusahaan pinjaman ibu rossa, jadi saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan siapa pun yang membutuhkan pinjaman untuk menghubungi Ibu Rossa melalui email: rossastanleyloancompany@gmail.com dan Anda Dapat juga hubungi saya melalui email saya: mirabintimuhammed@gmail.com untuk informasi serta teman-teman saya Annisa Barkarya melalui email: annisaberkarya@gmail.com

    BalasHapus
  4. Saya ingin memberikan semua kemuliaan kepada Allah SWT untuk apa yang Dia gunakan Bunda Rossa lakukan dalam hidup saya, nama saya Mira Binti Muhammad dari kota bandung di Indonesia, saya seorang janda dengan 2 anak, suami saya meninggal dalam kecelakaan mobil dan Sejak saat itu hidup menjadi sangat kejam bagi saya dan keluarga saya dan saya telah berusaha beberapa kali untuk mendapatkan pinjaman dari bank-bank di Indonesia dan saya ditolak dan ditolak karena saya tidak memiliki jaminan dan tidak bisa mendapatkan pinjaman dari bank dan saya sangat sedih
    Pada hari yang penuh pengabdian ini ketika saya pergi melalui internet, saya melihat kesaksian ibu Annisa bekerja tentang bagaimana dia mendapatkan pinjaman dari Ny. Rossa dan saya menghubunginya untuk bertanya tentang ibu perusahaan pinjaman Rossa dan seberapa benar pinjaman dari ibu Rossa dan dia mengatakan kepada saya itu benar dan saya menghubungi Ibu Rossa dan setelah mengajukan permohonan pinjaman saya dan pinjaman saya diproses dan disetujui dan dalam waktu 24 jam saya mendapatkan uang pinjaman saya di rekening bank saya dan ketika saya memeriksa akun saya, uang pinjaman saya masih utuh dan saya sangat senang dan saya telah berjanji bahwa saya akan membantu untuk bersaksi kepada orang lain tentang perusahaan pinjaman ibu rossa, jadi saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan siapa pun yang membutuhkan pinjaman untuk menghubungi Ibu Rossa melalui email: rossastanleyloancompany@gmail.com dan Anda Dapat juga hubungi saya melalui email saya: mirabintimuhammed@gmail.com untuk informasi serta teman-teman saya Annisa Barkarya melalui email: annisaberkarya@gmail.com

    BalasHapus